Sebuah penelitian pada 2004
membandingkan pembersihan gigi dengan siwak dan sikat gigi bercampur pasta
gigi. Hasilnya, gigi lebih bersih bila dibersihkan dengan siwak.
Pada 1986 dan 2000, World Health
Organization (WHO) menyarankan penggunaan siwak untuk membersihkan gigi. Salah
seorang peneliti siwak, Ramli Mohammed Diabi, menghabiskan 17 tahun masa
hidupnya hanya untuk meneliti kegunaan siwak.
Dia berpendapat, siwak juga
berfungsi untuk menghilangkan efek kecanduan bagi perokok aktif. Siwak adalah
ranting pohon Salvadora persica. Pohon itu juga disebut de ngan arak atau
peelu. Di kalangan masyarakat Muslim, penggunaan siwak sangat popular karena
hukumnya sunah.
Kayu siwak marak digunakan sebagai
pembersih gigi mulai Timur Tengah menuju Asia Selatan, kemudian bersambung ke
Asia Tenggara.
Sumber : REPUBLIKA.CO.ID
No comments:
Post a Comment